Buku ini mengkaji relasi pertentangan makna atau oposisi kata (antonimi) dalam kosakata bahasa Jawa. Pembahasan di dalamnya mencakup klasifikasi jenis-jenis antonim (seperti antonim mutlak, kutub, hubungan, dan hierarkis), analisis komponen makna pembentuknya, serta penggunaan bentuk-bentuk oposisi tersebut dalam konteks komunikasi masyarakat tutur Jawa.