Buku berisi tentang sastra etnografi yang melukiskan suatu etnis (bangsa) yang merupakan representasi kehidupan budaya etnis. Sastra etnografi cenderung melukiskan ciri khas etnis, misalnya etnis papua, Flores, Lampung, Jawa, Ambon, Sunda, Bugis dan sebagainya. Satra etnografi adalah karya yang memuat aspek-aspek kehidupan suatu bangsa pada etnik tertentu. Setiap etnis memiliki keunikan yang b…
Buku ini memuat tentang teori sastra di perguruan tinggi. Kritik sastra di perguruan tinggi adalah nama mata kuliah. Mata kuliah ini mengajak para mahasiswa belajar kritik sastra secara proporsional. Setiap jenjang pendidikan ada kritik sastra namun, esensinya berbeda-beda. Kritik sastra di sekolah dasar dan menengah, biasanya masih berupa latihan-latihan pemahaman bahka cenderung siswa diajak …
Buku ini mengungkap bagaimana peran sastra dalam memanusiakan lingkungan, membahas wawasan pendekatan ekologi sastra dalam menganalisa interelasi sastra dan lingkungan alam dan penyesuaian kehidupan manusia terhadap kondisi-kondisi suatu lingkungan. Ekolagi sastra adalah sebuah cara pandang memahami persoalan lingkungan hidup dan perdpektif sastra atau sebaliknya bagaimana memahami kesastraan d…
Buku ini berisi tentang kajian ekologi sastra yang masih tergolong baru. Sastra sering arif lingkungan atau sebaliknya. Terlepas dari itu ada anggapan bahwa tampaknya sastra berisi kisah nyata yang bernilai tinggi. Sastra ada yang dikategorikan sebagai sastra hijau yang dapat memberikan pengetahuan, hiburan, mengembangkan imajinasi, serta memberikan pengalaman sehingga pembaca akan larut kedala…
Buku ini berisi tentang keringnya metodologi penelitian sastra, membuat peneliti sastra menjadi susuatu yang membosankan, sarat rutinitas, miskin tantangan. Penelitian sastra hanya menghasilkan duplikasi-duplikasi yang tidak memberi kontribusi. Pemakaian metode klasik, terutama struktural kini kurang mampu mengikuti perkembangan pesat karya sastra.
Buku ini membahas tentang metodologi penelitian posmodernisme sastra yang memberikan pencerahan baru dan juga memuat konsep-konsep baik ontologi, epistemologi, dan aksiologi posmodenisme sastra. biarpun kata-kata metodologi tidak disebut dalam setiap bab, tetapi nuansanya tetap tercakup.
Buku ini berisi tentang, dengan disusunnya Sejarah Riau dalam suatu naskah maka terpeliharahlah sejarah daerah dan akan memperkaya khasanah sejarah Nasional Indonesia sebab sejarah daerah adalah bagian dari keseluruhan sejarah nasional.
buku ini berisi tentang bahasa melayu riau dialek kuantan adalah salah satu bahasa daerah di Indonesia.
Buku ini menyajikan wawasan yang bermanfaat bagi yang hendak memahami sastra lewat jalur sastra humanitas.