Cerita ini bersumber dari cerita rakyat yang berjudul Pateda Hulawa yang terdapat dalam sebuah buku kumpulan cerita rakyat Sulawesi Utara yang berjudul Putri Mohulintoli. Memuat 6 cerita, yaitu Pembuat Perhiasan Emas, Dianugerahi Harta, Amanat Ayah dan Ibu, Mendamaikan Perselisihan, Menyelamatkan Putri yang Diculik, dan Pesta Pernikahan.
Melalui tiga novel Indonesia modern tahun 1970-an, yaitu Pada sebuah Kapal, Pelabuhan Hati, dan Atiti Rahayu diperoleh gambaran yang jelas tentang karakter seorang perempuan serta peranan perempuan dalam keluaga serta hubungannya dengan yang lain.
Cerita ini bersumber dari cerita rakyat yang berjudul Pateda Hulawa yang terdapat dalam sebuah buku kumpulan cerita rakyat Sulawesi Utara yang berjudul Putri Mohulintoli. Memuat 6 cerita, yaitu Pembuat Perhiasan Emas, Dianugerahi Harta, Amanat Ayah dan Ibu, Mendamaikan Perselisihan, Menyelamatkan Putri yang Diculik, dan Pesta Pernikahan.
Cerita ini bersumber dari cerita rakyat yang berjudul Pateda Hulawa yang terdapat dalam sebuah buku kumpulan cerita rakyat Sulawesi Utara yang berjudul Putri Mohulintoli. Memuat 6 cerita, yaitu Pembuat Perhiasan Emas, Dianugerahi Harta, Amanat Ayah dan Ibu, Mendamaikan Perselisihan, Menyelamatkan Putri yang Diculik, dan Pesta Pernikahan.
Cerita ini bersumber dari cerita rakyat yang berjudul Pateda Hulawa yang terdapat dalam sebuah buku kumpulan cerita rakyat Sulawesi Utara yang berjudul Putri Mohulintoli. Memuat 6 cerita, yaitu Pembuat Perhiasan Emas, Dianugerahi Harta, Amanat Ayah dan Ibu, Mendamaikan Perselisihan, Menyelamatkan Putri yang Diculik, dan Pesta Pernikahan.