Buku ini membicarakan berbagai hal yang berkenaan dengan leksikon bahasa Indonesia mulai dari sejarahnya, pola-pola pembentukannya, penggunanaannya, hingga penempatan dalam kamus.
Buku ini membahas antara lain pengantar ilmu sejarah, teori-teori sejarah, teori-teori sosial- budaya, filsafat sejarah, dan filsafat Islam.
Ruang lingkup penelitian ini meliputi aspek kemampuan berbahasa yang diteliti, responden yang menjadi sasran penelitian, dan wilayah penelitian.
Dibahas mengenai ketidakparalelan dan keparalelan bentuk satuan fungsional predikat klausa dalam kalimat majemuk campuran, khususnya ragam bahasa tulis resmi.
Dibahas mengenai bentuk/jenis karya sastra yang tumbuh dan berkembang pada masyarakat tutur bahasa bugis di kabupaten Sumbawa yang masih dapat ditemukan dan masih hidup di Kabupaten Sumbawa.
Berisi bahan pelajaran membaca yang dapat du gunakan sebagai bahan untuk pelajaran menulis dan dikte.
Menampilkan enam tulisan yaitu (1) Struktur Cerita Dongeng Sastra Lisan Mandar; (2) Frase Numeralia Bahasa Makassar Dialek Lakiung; (3) Nilai Edukatif Elong Ugi; (4) Kesinoniman Adjektiva Bahasa Makassar; (5) Sastra Toraja Klasik : Suatu kajian Unsur Penokohan dan Relevansinya dengan Nilai-nilai Budaya; (6) ajaran Moral dalam Pappasang Makassar.
Satu di antara sekian banyak bahasa daerah itu ialah bahasa Makassar. Bahasa ini mempunyai wilayah pemakaian yang cukup luas dn tertentu dalam wilayahnya. Bahasa Makassar mempunyai peranan yang sangat penting dalam masyarakat Makassar sejak masa Kerajaan Gowa sampai sekarang.
Menampilkan lima tulisan yaitu (1) Kelong dan Fungsinya dalmm Masyarakat; (2) Pemerian Semantik Kata Kerja Bermakna 'menyakiti Tubuh' dalam Bahasa Mandar; (3) Preposisi Bahasa Makassar; (4) Nilai-nilai Budaya dalam Sastra Lisan Mandar; (5) Penanda waktu dalam Bahasa Makassar.
Buku ini berisi anjuran agar kaum muslimin mempelajari dan meneliti kebenaran yang sempurna dari sumber sendiri dan tidak mengandalkan pada konsepsi. Buat tentang ilmu pengetahuan dan teori pendidikan.