Aku Dalam Budaya
Buku ini merupakan kajian filsafat kebudayaan yang mengeksplorasi ketegangan eksistensial antara identitas individu (\\\\\\\\\\\\\\\"Aku\\\\\\\\\\\\\\\") dengan tekanan struktur sosial-budaya di Indonesia. Menggunakan pendekatan filsafat eksistensialisme, psikologi, dan antropologi, penulis membedah bagaimana norma dan tradisi membentuk sekaligus membatasi kesadaran manusia, termasuk memicu alienasi dan subordinasi gender. Buku ini menyimpulkan bahwa kebudayaan harus berfungsi sebagai ruang dialektis bagi pertumbuhan otentisitas diri, bukan penjara bagi kebebasan individu.
Tidak tersedia versi lain