/home/iyahtbqn/public_html/bulian/lib/SearchEngine/DefaultEngine.php:615 "Search Engine Debug 🔎 🪲"
Engine Type ⚙️: "SLiMS\SearchEngine\DefaultEngine"
SQL ⚙️: array:2 [ "count" => "select count(distinct b.biblio_id) from biblio as b left join mst_publisher as mp on b.publisher_id=mp.publisher_id left join mst_place as mpl on b.publish_place_id=mpl.place_id where b.opac_hide=0 and (b.biblio_id in(select bt.biblio_id from biblio_topic as bt left join mst_topic as mt on bt.topic_id=mt.topic_id where mt.topic like ?))" "query" => "select b.biblio_id, b.title, b.image, b.isbn_issn, b.publish_year, mp.publisher_name as `publisher`, mpl.place_name as `publish_place`, b.labels, b.input_date, b.edition, b.collation, b.series_title, b.call_number from biblio as b left join mst_publisher as mp on b.publisher_id=mp.publisher_id left join mst_place as mpl on b.publish_place_id=mpl.place_id where b.opac_hide=0 and (b.biblio_id in(select bt.biblio_id from biblio_topic as bt left join mst_topic as mt on bt.topic_id=mt.topic_id where mt.topic like ?)) order by b.last_update desc limit 10 offset 0" ]
Bind Value ⚒️: array:1 [ 0 => "%BAHASA INDONESIA-SINTAKSIS%" ]
Buku Tata Bahasa Deskriptif Bahasa Indonesia: Sintaksis membahas struktur dan kaidah sintaksis dalam bahasa Indonesia melalui pendekatan deskriptif. Buku ini menguraikan berbagai aspek pembentukan kalimat, hubungan antarkata, frasa, klausa, dan fungsi unsur-unsur sintaksis dalam bahasa Indonesia. Pembahasannya dilakukan secara sistematis dengan memberikan contoh-contoh penggunaan bahasa yang se…
Buku ini merupakan hasil Proyek Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia dan daerah Jakarta tahun 1984 yang pelaksanannya dipercayakan kepada tim peneliti dari Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. Buku ini dapat digunakan sebagai bahan acuan sebagai sarana kerja dan acuan bagi mahasiswa, guru, dosen, peneliti, pakar berbagai ilmu, dan masyarakat umum.
Buku ini merupakan hasil penelitian Proyek Pembinaan Bahasa dan Sastra Indonesia Pusat dan Daerah, Pusat Pembinaan dan Pengembanga Bahasa dan Sastra Tahun 1996/1997.
Buku ini membahas proses pembentukan frase, pembentukan klausa, dan pembentukan kalimat. Satuan wacana dibicarakan dalam kaitan dengan pembentukan kalimat. Pembahasan mengenai sintaksis telah banyak dilakukan tetapi pada umumnya dilakukan secara analitis, maksudnya satuan bahasa bahasa dari yang terbesar (wacana) sampai terkecil (kata) dibahas strukturnya, kategorinya, jenis, dan maknanya.
Buku ini berisi Masalah negasi telah lama menarik perhatian para linguistik, filosof, dan psikologi. Pengkajian terhadap masalah negasi telah dimulai beratus-ratus tahun yang lalu, yaitu sejak masa aristoteles (Horn, 1978 : 130). Hingga sekarang masalah negasi masih dikaji oleh beberapa ahli dalam beberapa ilmu.
Buku ini berisi proses pembentukan frase, pembentukan klausa, dan pembentukan kalimat. Jika bahasa diibaratkan sistem, maka bahasa memiliki 3 subsistem, yaitu subsistem leksikon, subsistem gramatika, dan subsistem fonologi. Subsistem gramatika terbagi lagi menjadi dua, yaitu morfologi dan sintaksis. Morfologi membicarakan pembentukan kata dari satuan-satuan yang lebih kecil, yakni lazim disebu…
Buku ini berisi tentang permasalahan dalam kalimat, baik jenis-jenisnya, pola-polanya, maupun jumlah klausa yangb membentuk kalimat majemuk yamh dibicarakan hampir dalam setiap buku tata bahasa sekolah. Tata bahasa baku Indonesia telah mengupas masalah ini secara terperinci.
Buku ini berisi perilaku sintaksis dan ciri semantis kata yang berafiks ter dalam bahasa Indonesia yang diuraikan dan disimpulkan bahwa afiks ter-yang telah bergabung dengan bentuk dasar, jika dilihat dari segi bentuk, tidak hanya hanya sebagai pembentuk verba dan adjektiva, tetapi juga berfungsi sebagai pembentuk adverbia, nomina, dan preposisi.
Mengkaji dan mendeskripsikan bentuk wacana, kohesi dan koherensi wacana, dan konteks wacana, dan konteks wacana teks ceramah agama Islam pada harian pontianak Post.
Buku ini berisi tentang preposisi dan konjungsi, preposisi dibedakan dari dari konjungsi atas penggunaannya dalam kalimat. Preposisi menandai hubungan antara kata dan kata/frasa, sedangkan kongjunsi menandai antarkata, antarklausa, dan antarkalimat. Preposisi lebih banyak menduduki komplemen dalam kalimat, sedangkan konjungsi bisa terdapat pada seluruh fungsi. Secara tipologis konjungsi bahasa …