Pelestarian sastra daerah perlu dilaukan karena di dalam sastra terkandung warisan budaya nenek moyang bangsa Indonesia yang sangat tinggi nilainya. Upaya pelestarian itu bukan hanya akan memperluas wawasan kita terhadap terhadap sastra dan budaya masyarakat daerah yang bersangkutan, melainkan juga akan memperkaya khazanah sastra dan budaya Indonesia. Dengan kata lain, upaya yang dilakukan itu …
Buku ini berisi tentang pedoman dalam menyusun surat resmi dan tidak resmi dengan baik dan benar. Buku ini memberikan penjelasan mengenai format, struktur, serta penggunaan bahasa yang sesuai dalam berbagai jenis surat, termasuk surat dinas, surat pribadi, dan surat niaga. Tujuannya adalah untuk meningkatkan keterampilan berkomunikasi secara tertulis dalam bahasa Indonesia sesuai dengan kaidah …
Buku bahan penyuluhan bahasa Indoneis di Timor Timur edisi revisi ini merupakan hasil penyempurnaan dari edisi pertama. Pada edisi ini, pada edisi ini setiap bahan dilengkapi dengan soal-soal latihan.
Buku ini memuat tentang kedudukan bahasa Aceh, bahasa Indonesia sebagai bahasa pengantar di sekolah dasar di daerah istimewa Aceh, kedudukan dan fungsi bahasa Minangkabau di Sumatera Barat, sastra lisan Minangkabau, undak usuk bahasa Sunda dan Jawa.
Buku ini berisi tentang cerita yang dapat membangkitkan kreativitas atau yang mengandung nilai,jiwa,dan semangat kepahlawanan perlu dibaca dan diketahuai secara meluas oleh anak-anak agar mereka dapat menjdikannya sebagai suatu ysng perlu diteladani.
Buku ini membahas tentang singkatan laporan-laporan penelitian sosiolinguistik.
Daeng kandaruan ardiwinata dilahirkan tahun 1886 di desa kajaksana girang,bandung, dan meninggaltanggal 12 januari 1947 atau 20 sapar 1365 dalam penguasan di manonjaya
setiabaku di rumah aku terus menanggalkan dan sepatu dan baju sekolahku,badanku terasa penat,lapsr,dan haus.perjalanan dari sekolah ke rumah ang ketumpuh dalam jarak dua kilometer di bawah terik matahari,cukup meletihkan.
Buku Kehancuran di Baruh Kelayar ini bersumber pada terbitan Proyek Penerbitan Buku Sastra Indonesia dan Daerah, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan yang dikarang oleh Anggraini Antemas dalam bahasa Melayu Banjar.