Buku ini berisi Morfologi dan sintaksis bahasa Bugis
Buku ini berisi Morfologi Bahasa Jawa. Dalam rencana pembangunan 5 tahun kedua (1974/1975-1978/1979). Telah digariskan kebijaksanaan pembinaan dan pengembangan kebudayaan Nasional dalam berbagai seginya.
Buku ini berisi tentang Morfologi Dialek Bune Bonda. bahasa bonda adalah bahasa daerah di daerah tinggi II Gorontalo dan merupakan salah satu bahasa yang relatif kecil jumlah penuturnya dan bahasa itu akan terdesak, baik dari bahasa gorontalo maupun bahasa Indonesia.
Buku ini berisi Morfologi dan Sintaksis Bahasa Serawai. Bahasa Serawai adalah bahasa yang dipakai oleh masyarakat penuturnya sebagi alat komunikasi. Pada umumnya bahasa Serawai dipakai dalam lingkungan keluarga. Akan tetapi di dusun-dusun yang jauh dari kota besar bahasa Serawai dipakai sebagai bahasa pengantar dalam suasana resmi/dinas dan sebagai bahasa pengantar di sekolah dasar di samping b…
Buku ini berisi Morfologi Adjectiva bahasa bugis. bahasa bugis dengan berbagai macam dialek merupakan salah satu di antara bahasa-bahasa daerah di indonesia yang sampai dewasa ini masih tetap memegang peranan penting bagi masyarakat pendukungnya yang berjumlah kurang lebih tiga juta orang.
Buku ini berisi tentang Morfologi dan sintaksis bahasa mawasangka. Bahasa mawasangka adalah bahasa yang hidup dan dipelihara oleh masyarakat pendukungnya di kecamatan Gu dan kecamatan Mawasangka dibagian selatan daratan pulau Muna. Ada dua morfem bahasa mawasangka, yakni morfem bebas dan terikar. morfem bebas berupa kata asal yang dapar berdiri sendri mendukung makna, yang kehadirannya selalu m…
Buku ini merupakan morfologi dan sintaksis bahasa Mawasangka ini merupakan salah satu hasil proyek penelitian bahasa dan sastra Indonesia dan daerah Sulewesi Selatan tahun 1986 yang pelaksaannya dipercayakan kepada tim peneliti. Bahasa Mawasangka adlah salah satu bahasa yang hidup dan pelihara oleh masyarakat pendukungnya yang mendiami dingin selatan pulau Muna, Sulawesi Teggara.
buku ini memuat tentang bahasa Wotu. bahasa Wotu digunakan sebagai alat komunikasi sampai ke Sulawesi Tenggara, yaitu kabupaten Poso dan sekitarnya dan kabupaten Buton sulawesi Tenggara, kata Wotu diartikan sebagai keluarga. data tertulis bahasa wotu saat ini msih sangat terbatas sehingga untuk mneyelamatkan dari kepunahannya, bahasa ini perlu segera diteliti
Buku ini berisi tentang bahasa panasuan mempunyai interejeksi yang bermakna rasa heran, rasa iba, rasa jijik, ajakan, dan panggilan.