Buku ini berisi tentang penelitian kekerabatan dan pemantaan bahasa-bahasa daerah di Indonesia. dalam buku ini tampak bahwa di Provisi Sulawesi Selatan terdat delapan kelompok bahasa yaitu, bahasa baras, bahasa soroako, bahasa bugis, bahasa bonerante, bahasa mandar, bahasa makassar, bahasa selayar, dan bahasa bajo.
Buku ini memuat bahasa asli yang tersebar di pulau Sulawesi dan sekitarnya. Bahasa pulau Sulawesi terbagi atas sepuluh kelompok bahasa, yaitu, kelompok bahasa Sangir, Minahasa, Gorontalo, Tolitoli,saluan-Banggai,Bungku-Tolaki, Kaili-Pamona,Muna Buto,Wotu-Wolio , dan Sulawesi Selatan.
Menampilkan tujuh tulisan, yaitu (1) Frase Verba Bahasa Bugis Dialek Sawerigading; (2) Morfologi Verba Bahasa Makassar Dialek Selayar; (3) Medan Makna Rasa dalam Bahasa Bugis; (4) Kalindagdag Masaala dalam Bahasa Bugis; (5) Struktur Surek Pangajana Nabitta Muhammad Saw; (6) Struktur Sastra Lisan Mamasa; (7) Fungsi Doangang dalam Masyarakat Makassar.
Menampilkan sembilan tulisan, yaitu (1) Analisis Kohesi dalam Wacana Lagu Daerah Bungis; (2) Nilai Patriotik dalam Cerita I Randeng; (3) Perilaku Sosial dalam Cerita Rakyat Toraja; (4) Kohesi dalam Wacana Sinrilik Kappalak Tallemubatua; (5) Makna Filosofis Ungkapan Pammali dalam Bahasa Bugis; (6) Citra Wanita dalam Sastra Massenrengpulu; (7) Pronomina Persona Bahasa Toraja; (8) Kemampuan Siswa …
Menampilkan enam tulisan yaitu (1) Struktur Cerita Dongeng Sastra Lisan Mandar; (2) Frase Numeralia Bahasa Makassar Dialek Lakiung; (3) Nilai Edukatif Elong Ugi; (4) Kesinoniman Adjektiva Bahasa Makassar; (5) Sastra Toraja Klasik : Suatu kajian Unsur Penokohan dan Relevansinya dengan Nilai-nilai Budaya; (6) ajaran Moral dalam Pappasang Makassar.
Menampilkan lima tulisan yaitu (1) Kelong dan Fungsinya dalmm Masyarakat; (2) Pemerian Semantik Kata Kerja Bermakna 'menyakiti Tubuh' dalam Bahasa Mandar; (3) Preposisi Bahasa Makassar; (4) Nilai-nilai Budaya dalam Sastra Lisan Mandar; (5) Penanda waktu dalam Bahasa Makassar.
Menampilkan enam Tulisan yaitu (1) Tinjauan Makna Papasang Mandar; (3) Makna kontektual ungkapan dalam Perkawinan Adat Bugis; (4) AnalisisInstrinsik La Pundarek (sebuah studi tentang Dongeng Manusia Berselubung Monyet; (5) Gaya dan Penokohan dalam Sinrilik I Datu Museng dan Maipa Dempati; (6) Tipe-tipe Semantik Bahasa Toraja.
Menampilkan enam tulisan yaitu (1) Ungkapan Tradisional Makassar ditempuh dari sudut Nilai dan Manfaatnya; (2) Deskripsi Frase Numeralia Bahasa Bugis; (3) Pemakaian Bahasa Indonesia dalam Surat Kabar; (4) Rupama dalam Sastra Lisan Makassar: tinjauan tema dan Relevansinya dengan Nilai-nilai Budaya; (5) Tipe-tipe Semantik Verba Bahasa Makassar; (6) Puisi Bugis: Bentuk Jenis Tema dan Amanat Indone…
Menampilkan tujuh tulisan yaitu (1) Frase verba Bahasa Makassar Dialek Lakiung; (2) Preposisi Bahasa Bugis; (3) Alih Kode Bahasa Indonesia-Bahasa Makassar Dialek Bantaeng ; (4) Medan Makna Rasa daam Bahasa Toraja ; (5) Struktur dan Nilai Budaya Sastra Bugis Meompalo Karellaei; (6)Mautra Cenningrara dalam Masyarakat Bugis; (7) Nilai-Nilai Budaya dalam Sinrilik Kappalah Tallung Batua
Menampilkan tujuh tulisan yaitu (1) Verba Bahasa Bugis dan Komplementasinya (2) Alih Kode Bahasa Indonesia- Bahasa Bugis Dialek Luwu; (3) Antonimi dalam Bahasa Makassar; (4) Kesinoniman Verba Bahasa Makassar; (5) Tindak tutur dalam Bahasa Makassar Dialek Lakiung; (6) Ajaran Moral dalam Ungkapan Mandar; Penokohan dalam cerita Lapadoma