Buku ini berisi tentang, Masalah kebahasaan dan kesastraan di Indonesia tidak dapat terlepas dari kehidupan masyarakat pendukungnya. Dalam kehidupan masyarakat Indonesia telah terjadi berbagai perubahan baik sebagai akibat tatanan kehidupan dunia yang baru, seperti akan diberlakukannya pasar bebas dalam rangka globalisasi, maupun akibat perkembangan teknologi informasi yang amat pesat.
Buku ini berisi tentang masalah kebahasaan dan kesastraan di Indonesia tidak terlepas dari kehidupan masyarakat pendukungnya yang selalu mengalami perubahan sebagai akibat dari arus globalisasi termasuk perkembangan teknologi informasi yang amat pesat.
Buku ini berisi tentang karya sastra lama yang memberikan khazanah ilmu pengetahuan yang beraneka macam ragamnya.
Buku ini memuat tentang karya sastra lama akan dapat memberikan khazanah ilmu pengetahuan yang beraneka macam ragamnya.
Buku ini berisi tentang, Karya sastra lama akan dapat memberikan khazanah ilmu pengetahuan yang beraneka macam ragamnya. Penggalian karya sastra lama yang tersebar di daerah-daerah ini akan menghasilkan ciri-ciri khas kebudayaan daerah, yang meliputi pandangan hidup serta landasan falsafah yang mulia dan tinggi nilainya.
Buku ini berisi tentang, Membahas mengenai adat istiadat daerah yang meliputi sistem ekonomi atau mata pencaharian hidup, sistem teknologi atau perlengkapan hidup, sistem kemasyarakatan, dan sistem religi atau kepercayaan hidup di dalam masyarakat.
Buku ini berisi tentang Laporan Penelitian yang membahas tentang Sikap Bahasa Murid Sekolah asar di Kecamatan Liliraja, Kabupaten Soppeng Terhadap Bahasa Daerah
Buku ini berisi tentang, Bahasa daerah adalah bagian dari budaya bangsa Indonesia. Kehilangan sebuah bahasa berarti kita telah kehilangan sebuah budaya. Penyusunan Kamus Dwibahasa Tidore-Indonesia ini merupakan salah satu usaha pelestarian dan pendokumentasian bahasa daerah yang dilakukan oleh Kantor Bahasa Provinsi Maluku Utara. Kamus ini menghimpun khazanah kata dalam bahasa Tidore yang melip…
Buku ini berisi tentang, Kegiatan bersastra di Yogyakarta lebih baik dibandingkan dengan kota-kota lain karena produktifnya kota Yogyakarta melahirkan seniman. Kondisi ini tercipta karena iklim pergaulan seniman atau kepengarangan yang kondusif, kompetitif, dan kental di kalangan para peminat dan pekerja seni di Yogyakarta.
Buku ini merupakan salah satu penelitian kewilayahan dalam bidang kebahasaan yang difokuskan di wilayah Provinsi Sulawesi Barat.