Buku ini berisi tentang, Kegiatan bersastra di Yogyakarta lebih baik dibandingkan dengan kota-kota lain karena produktifnya kota Yogyakarta melahirkan seniman. Kondisi ini tercipta karena iklim pergaulan seniman atau kepengarangan yang kondusif, kompetitif, dan kental di kalangan para peminat dan pekerja seni di Yogyakarta.
buku ini berisi tentang latar belakang sosio-historis karya sastra Indonesia di luar penerbitan Balai Pustaka
buku ini berisi tentang kegiatan bersastradi Yongyakarta
Buku ini membahas tentang gambaran umum sosia historis sastra Jawa periode 1920 sampai dengan perang kemerdekaan, struktur sastra Jawa periode 1920sampai dengan perang kemerdekaan, dan gendre sastra Jawa periode 1920 sapai dengan perang kemerdekaan.
Buku ini memuat Proses Kreatif Novelis Yogyakarta yang melakukan perjalanan panjang demi mewujudkan karya berupa novel.
Buku antologi berjudul Penumpang Terakhir ini memuat 25 karya sswa. Tulisan-tulisan tersebut tidak hanya membicarakan hal-hal yang berkenaan dengan dunia pendidikan, tetapi juga berbagai problem sosial dan kemanusiaan yang ada disekeliling mereka. Antologi ini juga dilampiri makalah yang ditulis oleh narasumber.
Buku ini berkeinginan untuk menutup kerumpangan yang terjadi sekaligus menyediakan referensi mengenai siapa saja tokoh-tokoh yang terlibat dalam dunia pemanggunan dan apa yang mereka perbuat menumbuh-kembangkan dunia pemanggungan, baik pergerakan kelompok teater , sustradara, aktor, penulis naska, penata musik, penata panggung , maupun aktor-aktor lainnya.
Buku ini memuat 10 karya pemenang dan 10 karya pilihan lomba menulis cerpen untuk remaja DIY.
Antologi ini merupakan hasil karya siswa SLTA Kabupaten Bantul yang tergabung dalam kegiatan Bengkel Bahasa dan Sastra Indonesia 2015 yang diselenggarakan oleh Balai Bahasa Provinsi DIY. Antologi ini memuat 54 karya hasil pelatihan penulisan cerpen. Tulisan-tulisan tersebut, antara lain, membicarakan hal-hal yang berkenaan dengan remaja dan dunianya, misalnya tentang cita-cita, cinta, kasih say…
Buku ini diterbitkan mudah-mudahan upayah Balai Bahasa Daerah Istimewa Yogyakarta dalam meningkatkan keterampilan berbahasa dan bersastra indonesia, khususnya keterampilan menulis esai bagi guru SLTP, dapat memperkukuh tradisi literasi para pendidik. Di samping itu, semoga antologi ini dapat memperkaya khazanah keilmuan bagi para pembaca.