Buku ini berisi tentang, karya sastra merupakan perwujudan dari konfrontasi sastrawan tertuang dalam karya-karya yang ditulis. Pengalaman-pengalaman tersebut mungkin saja sama dengan pengalaman-pengalaman para pembaca, mungkin pula berbeda.
Buku ini berisi tentang bahasa massenrempulu yang merupakan sastra yang lahir dan hidup di tengah-tengah masyarakat massenrempulu, diwariskan turun temurun dari mulut ke mulut dengan menggunakan tiga macam dialek , yakni; 1. Dialek Enrekang 2. Dialek Duri 3. Dialek Maiwa.
Buku ini membahas tentang bunyi bahasa dan tata bunyi , nomina, pronomina, dan numarelia, adjektiva, adverbia, kata tugas, dan kalimat.
Buku ini berisi tentang pemakaian bahasa dalam perkawinan adat mandar, baik pada waktu sebelum upacara perkawinan, waktu berlangsungnya upacara perkawinan, dan sesudah upacara perkawinan lebih sering menggunakan ungkapan-ungkapan.
Buku ini berisi tentang lagu-lagu bugis yang sangat menarik dan variatif, ada lagu yang melantungkan kisah tentang kedukaan, kesusahan, kesenangan, percintaan, dan lain-lain.
Buku ini berisi tentang, kota Makassar sebagai bentuk wujud pernyataan wilayah, suku, dan budaya memiliki tradisi sastra yang cukup ;ama dan beragam. Sastra Makassar itu mencakupi berbagai bentuk dan jenis seperti ungkapan tradisional, puisi rakyat, dan prosa rakyat. Cerita (prosa) rakyat pun memunculkan keragaman jenis seperti mite, legenda, dan dongeng.
Buku ini berisi tentang, bahasa Indonesia sebagai sarana komunikasi media massa cetak, khususnya media surat kabar, memiliki peranan yang cukup penting dalam memberikan informasi kepada khalayak. Surat kabar memiliki sifat publisitas, priodisitas, universilitasm dan aktualitas.
Buku ini berisi tentang unsur - unsur kepahlawanan, tanggung jawab yang tinggi, dan cinta kasih kepada sesama manusia. sinrilik jenis seperti ini menggunakan cara penyampaian isi cerita disertai dengan dialog sedangkan tukang sinriliknya berada diluar cerita.
Buku ini berisi tentang, keragaman bahasa yang tersebar di seluruh nusantara merupakan salah satu warisan kekayaan yang paling berharga bagi bangsa Indonesia sehingga wajar jika ditempuh berbagai upaya untuk menggarap dan menampilkan bahasa-bahasa itu sebagai objek penelitian beserta usaha-usaha memelihara dan mengembangkannya.
Buku ini berisi tentang, karya sastra adalah satu bentuk karya seni yang bagi kebanyakan orang dipandang sebagai sajian fiktif da imajinatif. Akan tetapi, kefiktifan dan keimajinatifan karya sastra ternyata hanya pada kemasan luarnya saja karena subtansi karya sastra justri merefleksikan begitu banyak realitas yang sangat bermanfaat dalam kehidupan.