buku ini memuat tentang sastra. masalah bahasa dan sastra di Indonesia mencakup tiga masalag pokok, yaitu maslaah bahasa nasional, bahasa daerah dan bahasa asing. ketiga masalah pokok itu perlu digarap dengan sungguh-sungguh dan berencana dalam rangka pembinaan dan pengembangan bahasa indonesia.
Buku ini berisi tentang Sosial Budaya Masyarakat Mentawai
Buku ini berisi tentang bahasa Bugis yang semakin berkembang sejalan dengan perkembangan kebudayaannya.
Buku ini berisi tentang sastra lisan bahasa Makassar yang tidak lain daripada salah satu rangkaian usaha penyelamatan,pembinaan dan pengembangan unsur budaya daerah secara langsung dan tidak langsung.
BUku ini berisi tentanglaporan akhir penelitian budaya siri' dalam kisah I Marabinang dalam sastra lisan bahasa daerah Makassar yang merupakan salah satu rangkaian usaha penyelamatan,pembinaan dan pengembangan unsur budaya daerah secra langsung dan tidak langsung.
Buku ini berisi tentang penelitian " Penyusunan Kamus Bahasa Bugis Indoenseia Inggris " yang merupakan satu rangkaian usaha perintisan dalam rangka penyelamatan,pembinaan,dan pengembangan unsur budaya daerah sebagai unsur budaya nasional.
Buku ini berisi tentang penelitian " Penyusunan Kamus Bahasa Bugis Indoenseia Inggris " yang merupakan satu rangkaian usaha perintisan dalam rangka penyelamatan,pembinaan,dan pengembangan unsur budaya daerah sebagai unsur budaya nasional.
Buku ini berisi tentang masalah kebahasaan dan kesastraan di Indonesia tidak terlepas dari kehidupan masyarakatpendukungnya yang selalu mengalami berbagai perubahan sebagai arus dari globalisasi termasuk perkembangan teknologi informasi yang amat pesat.
Buku ini berisi tentang masalah kebahasaan dan kesastraan di Indonesia yang tidak pernah terlepas dari kehidupan masyarakat pendukungnya yang selalu mengalami berbagai perubahan sebagai akibat dari arus globalisasi termasuk perkembangan teknologi informasi yang amat pesat.
Buku ini berisi tentang, kebudayaan daerah yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia merupakan salah satu aspek penunjang kebudayaan nasional. Kebudayaan tersebut berbeda-beda sesuai dengan latar belakang kehidupan masyarakat pendukungnya, baik yang bersifat lahiriah maupun batiniah. Kebudayaan lahiriah adalah kebudayaan yang dapat dilihat, sedangkan kebudayaan batinia terwujud dalam bentuk ab…