Buku ini meneliti kelong—salah satu bentuk puisi atau sastra lisan tradisional masyarakat Makassar—dan perannya yang mengakar dalam kehidupan sosial-budaya. Zainuddin Hakim membedah struktur kelong serta mendokumentasikan fungsinya, baik sebagai media ekspresi emosional, penyampai pesan moral dan petuah kuno (pappasang), maupun sebagai pengiring ritual adat dan aktivitas keseharian masyarak…
Buku ini merupakan antologi yang merangkum tujuh cerita rakyat, legenda, dan mite yang tumbuh subur dalam tradisi lisan masyarakat Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan—wilayah yang dikenal sebagai Bumi Nene Mallomo. Karya ini mendokumentasikan kisah-kisah keteladanan, kearifan lokal, dan asal-usul tempat yang terinspirasi dari nilai-nilai luhur serta falsafah hidup yang diwariskan ole…
Buku ini menyajikan dokumentasi dan analisis terhadap karya sastra tradisional serta ungkapan klasik masyarakat tutur di Sulawesi Selatan. Melalui kajian kebahasaan dan nilai filosofisnya, karya ini membedah fungsi sosial teks lokal tersebut sebagai instrumen penting dalam preservasi budaya dan pelestarian warisan sastra daerah.
Buku ini menyajikan dokumentasi, transkripsi, serta kajian mendalam mengenai bentuk, fungsi, dan nilai-nilai yang terkandung dalam karya prosa tradisional (sastra lisan) masyarakat suku Tolaki di Sulawesi Tenggara. Melalui inventarisasi ragam cerita rakyat—yang mencakup genre mitos, legenda, dan saga—buku ini mendokumentasikan khazanah sastra asli dalam bahasa Tolaki sekaligus menyediakan t…
Buku Unsur Kekerabatan dalam Tutur Sastra Nusantara di Sumatera Selatan mengkaji representasi sistem kekerabatan yang tercermin dalam berbagai bentuk sastra lisan masyarakat Sumatera Selatan. Pembahasan difokuskan pada penggunaan istilah kekerabatan, hubungan antargenerasi, nilai-nilai sosial, serta fungsi budaya yang terkandung dalam tuturan tradisional, seperti cerita rakyat, pantun, petatah-…
Buku ini menyajikan kajian historis-kritis mengenai perkembangan sastra Jawa pada masa transisi yang krusial, yaitu dari akhir abad ke-19 hingga tahun 1920. Periode ini menandai pergeseran paradigma estetika dan kultural masyarakat Jawa, yang dipicu oleh interaksi intensif dengan modernitas Barat, kolonialisme Hindia Belanda, serta lahirnya teknologi cetak dan lembaga penerbitan modern seperti …
Buku ini membahas tentang gambaran umum sosia historis sastra Jawa periode 1920 sampai dengan perang kemerdekaan, struktur sastra Jawa periode 1920sampai dengan perang kemerdekaan, dan gendre sastra Jawa periode 1920 sapai dengan perang kemerdekaan.
Buku ini menceritakan tentang kepengharangan Djajus Pete, struktur cerita pendek karya Djajus Pete, dan nilai idealistik dalam cerita pendek karya Djajus Pete.
buku ini berisi tentang tinjauan terhadap sastra lisan tontemboan
Buku ini merupakan penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif dengan metode etnografi. Data dikumpulkan melalui teknik observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan para praktisi (seperti pawang, balian, atau tetua adat), serta perekaman sastra lisan di beberapa wilayah kantong budaya Banjar. Analisis data dilakukan secara tekstual dan kontekstual menggunakan teori fungsi s…