Buku adalah kamus Bahasa Mandar-Indonesia edisi revisi yang disusun oleh Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Selatan. Kamus ini merupakan hasil kerja keras tim penyusun, para pakar bahasa, serta seluruh pihak yang turut berkontribusi dalam upaya mendokumentasikan dan melestarikan bahasa daerah yang kaya akan nilai budaya dan kearifan lokal.
Buku ini memuat tentang masalah bahasa dan sastra di Indonesia yang berkenaan dengan tiga masalah pokok, yaitu bahasa nasional, bahasa daerah dan bahasa asing. Ketiga masalah tersebut perlu di garap dengan sungguh-sungguh dan berencana dalam rangka pembinaan dan pengembangan bahasa Indonesia.
Buku ini berisi kamus simalungun terdapat bagian-bagian petunjuk pemakaian kamus atau disebut morfologi bahasa Simalungun
Buku ini berisi tentang, Sejak zaman Pra Sejarah sampai datangnya pengaruh Agama Islam ke daerah ini yang diduga terjadi pada abad ke-16 pendidikan hanya berlangsung dan dilaksanakan dalam lingkungan keluarga oleh orang tua kepada anak-anaknya.
Kamus Dwibahasa Indonesia-Sahu bertujuan untuk memelihara dan melindungi bahasa daerah, yaitu bahasa Sahu, Kabupaten Halmahera Barat, Provinsi Maluku Utara, sesuai dengan amanat Peraturan Daerah Provinsi Maluku Utara Nomor 9 Tahun 2009 tentang Pemeliharaan Bahasa dan Sastra Daerah
Buku ini berisi tentang kata majemuk bahasa melayu bangka.
Buku ini membahas tentang fonologi , morfologi dan sintaksis.
buku ini berisi tentang sastra lisan saluan
Buku ini disusun sebagai upaya mempermudah para pelajar untuk tahu dan memiliki pegangan tentang semua hal Dunia penulis indonesia. Harapannya adalah, buku ini akan menjadi teman belajar dan pegangan dalam segala hal yang menyangkut Aturan Tata Bahasa dan apa-apa yang berhubungan degan Tulis menulis Indonesia.
Buku Memuat tentang Gajah Mada. Siapa yang tidak kenal dengan Gajah Mada citra sosoknya yang agung dikisahkan dalam berbagai serat dan lukisan. Nama gajah Mada melegenda di Nusantara karena prestasi besarnya sebagai tokoh pertama yang berhasil mempersatukan nusantara menjadi national state pemerintah Kerajaan Majapahit. Tokoh Gajah Mada menjadi kunci puncak kejayaan Majapahit, tentu saja ia men…